Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Wednesday, January 01, 2014

Derawan

Bagi beberapa orang mungkin Derawan sudah sering terdengar. Di kepulauan Derawan terdapat danau yang memiliki species ubur-ubur tidak menyengat. Persisnya di pulau Kakaban. Derawan berada di wilayah Kalimantan Timur. Bagi teman-teman yang suka ber-pantai dan snorkeling Derawan adalah tempat yang tepat. Kebetulan saya dapat kesempatan ke Derawan 2 kali di tahun 2011 dan 2013. 

Untuk bepergian ke Derawan dari Balikpapan dapat ditempuh dengan 2 jalur. Jalur Tarakan dan Jalur Berau. Dan kebetulan juga dua2 nya sudah pernah saya coba. Waktu tempuh untuk keduanya hampir sama, kurang lebih 2-3 Jam dari Bandara Tarakan atau Berau. Bedanya, lewat Tarakan perjalanan akan lebih lama menggunakan Boat, sedangkan lewat Berau lebih banyak perjalanan Darat. Walaupun saya suka laut, tapi tetap saya lebih suka jalur Berau karena laut menuju derawan cukup berombak sehingga perjalanan menaiki kapal menjadi kurang nyaman (apalagi kalau menggunakan kapal nelayan kecil, kelar udah perut bisa mual). Kalau mau jalur lain juga bisa sih, naik getek gitu tapi ga tau kapan nyampe nya nyahaha #ngok.

Kalau yang dari Jakarta mungkin lebih enak lewat Tarakan kali ya karena ada pesawat yang direct kesana dan lebih murah (lion). Jadi terserah pemirsah saja mau nya bagaimana. Yang mau saya share saat ini adalah apa aja sih yang bisa dilihat dan dilakukan di Derawan!? #eaaaksip

Pulau Derawan
Nah, ini pusat nya. Di pulau ini banyak penginapan bervariasi mulai dari rumah penduduk, di loteng #apadeh sampai penginapan di atas air. Nah, terakhir ke Derawan saya nginep di penginapan atas air. Air lautnya jernih, bahagia buat nyemplung2 lucu. Bisa lihat penyu kalau sore hari, saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri penyu segede anj*ng pas banget renang2 di bawah balcon penginapan saya. Waktu itu kedua kali kesana bareng temen kuliah temen lab Silvia dan Gana :)

Sunrise dari depan kamar


Penginapan kami di Derawan

Pulau Kakaban
Pulau Kakaban jaraknya sekitar 1 jam-an dari Derawan menggunakan boat kecil (semakin gede a.k.a mahal sewa boatnya semakin cepet lah ya). Di pulau Kakaban ini setahu saya tidak ada penginapan. Di sini aktifitas utama yang dapat dilakukan adalah Snorkeling di danau dengan ubur-ubur tidak menyengat! Ubur-ubur mirip di kartun spongebob hihi bisa dipegang-pegang lembut mirip jelly. Jangan sedih, bukan hanya itu, di laut depan pantainya pun bisa snorkeling dengan ikan2 warna warni dan koral yang cukup lumayan oke.

Menuju Danau Kakaban

Danau Kakaban yg penuh Ubur2 tidak menyengat

Jelly Fish a.k.a Ubur2 tidak menyengat

Pulau Maratua
Di pulau ini highlight nya adalah air super biru depan Maratua resort. Setahu saya tidak sembarang orang boleh masuk, harus ijin dulu sama pemilik resort nya. Di pulau ini juga ada penginapan rumah penduduk, bisa dijadikan salah satu alternatif untuk menginap karena menurut saya pantai dan air nya lebih oke dibanding di Pulau Derawan. Tapi di Derawan kemungkinan lihat penyu lebih besar, jadi ya dipilih aja deh ya mau yang mana.

Maratua Resort

Ini spot di Maratua Resort yang cukup terkenal

Pulau Sangalaki
Kalau pulau Sangalaki selain terdapat penangkaran Penyu (bisa lihat dan pegang2 bayi penyu), pantai nya superb! blue aquatic dan pasir nya jernih. Oke banget buat foto-foto di pante.

Bayi Penyu (dipinjem bentar buat foto hahaha, karena harusnya bayi penyu dilepas malam hari)

Pulau Gusung
Sesuai namanya, pulau ini sebenernya gusung yang muncul saat pantai surut. Di pulau gusung ini yg bisa dinikmati adalah air biru jernih sepanjang mata melihat. Kalau kesini jangan nunggu sore ya, kalau bisa pagi karena cahaya matahari mempengaruhi warna air laut. Kalau udah sore warnanya tidak biru aquatic lagi, tapi lebih ke hijau. Kalau saya sih lebih suka kalau warna lautnya biru aquatic muda gimana gitu.
Ini pulau gusung, harusnya biru muda kalau pagi-siang :p

Selain ke lima spot di atas sebenarnya ada lagi spot dan pulau lain yang bisa dikunjungi. Salah satunya Pulau Nabucco, dan Air terjun sesuatu. Saya belum kesana, tapi kata teman yang sudah pernah sih bagus. Perlu diingat di Derawan tujuannya adalah mantai, berenang, foto-foto, kalau mencari club-club atau tempat karaoke dan tempat hiburan yang lain di Derawan belum ada. Listrik dan sinyal juga masih belum sempurna. 

Oh iya, mau ngasih tips #ceile, usahakan pagi ya buat ke pantai2 nya, selain panas nya masih enak cahaya buat foto-foto nya juga masih bagus. Kalau terlalu terik somehow pengalaman saya cahayanya kurang oke dan warna pantainya jadi kurang oke juga, kalau terlalu sore warna pantai nya gak biru lagi tapi lebih hijau (semua pantai juga gitu sih haha). Bawa payung dan sunblock ya! Ini wajib kalau mau main di pantai karena panas! Emang sih kalo dilihat di foto keliatannya seger gimana gitu ya, padahal itu terik menyengat sekali mataharinya gak sante!

Kalau mau ke Derawan dan butuh pemandu/guide boleh kontak Bapak Darjon (anggota WWF yang jaga kelestarian penyu) di Nomor : 0813 4795 5950. Enaknya kalau menggunakan service beliau kita bisa bebas menentukan kapan dan mau seperti apa liburan di Derawan. Beliau bisa menyediakan jasa individu atau kelompok. Kemarin sih saya via Berau, tapi kalau via tarakan boleh dicoba ditanyakan dulu. Beliau bisa menyediakan service transport dari Bandara (mobil dan boat) pp, penginapan (bisa milih) juga service keliling pulau2 nya. Cukup murah sih, kemarin saya bertiga untuk 3 hari 2 malam, sudah termasuk 2 kamar penginapan 2 malam di atas air (ber-AC), transport bandara-derawan pp, dan keliling pulau bayar sekitar 3,5 juta. Tidak termasuk makan. Kalau untuk makan banyak warung yang tersedia di pulau Derawan. Boat nya juga kecil sih waktu itu, saya sarankan minta boat yang lebih besar biar lebih nyaman hop-on hop-in pulaunya (tapi harga nya juga lebih mahal siih-perlu ditanya ke Bapaknya).

Ini Boat kita yang mini itu haha, buat 3 penumpang plus 1 driver saja.

And that's it! Semoga informasinya bermanfaat dan segera terinspirasi ke Derawan :)

Saturday, November 17, 2012

Raja Ampat Trip

Hellooo... This time I would like to share my trip to Raja Ampat. Tanpa berbasa-basi, langsung saja ane jelasin. In english ya, kali-kali ada bule yg pengen tau juga.


Okay, to Raja Ampat from Sorong you can take Marina Express (public transportation) from local harbor (+/- 15 minutes from Airport) they depart at 14.00 WIT everyday to Waisai (Capital City of Raja Ampat), cost 150k Rupiah . And going back from Waisai at the same time 14.00 WIT. It takes approximately 2,5 hours one way. (You have to check, I heard every Saturday Marina Express going back from Waisai to Sorong at 11.00 am WIT). You can also rent a boat but it is very expensive, one way Sorong-Waisai can cost you +/- 4 million Rupiah.

There are lots of amazing places you can discover in Raja Ampat. I spent 1 night in Raja Ampat, Mansuar island as you can see on map below. There were 7 people in my team including me. I was planning to go alone but I found them almost lost dunno where to go, on the way to Waisai, so I take them with me LOL.

Map of Raja Ampat (My journey route)



I Stay in Mangkur Kodon homestay, it is very beautiful place with less price compare to the other. You can snorkel around the homestay (see star fish, lots of pretty fishes and if you're lucky you can see turtles) and the sunset is  also awesome.

Mangkur Kodon
To get there you need to confirm to the owner, Raymond (085243359154), he is very nice and polite guy. Signal in Raja Ampat is very weak, try SMS then call him. Most of the visitor in Mangkur Kodon is expat so for foreign visitor don’t worry about the communication. After confirmation they will pick you in Waisai and take you to Mansuar. Here’s the tricky one, transportation in Raja Ampat cost little bit more expensive compare to other places. They charge you more for pick up services. For the trip, he have itinerary for one day trip around Mansuar and he could take you to a beautiful places for Snorkeling and believe me its breath taking hahaha and it cost 2 million Rupiah (One day around Mansuar), again you have to bargain since it was price for 7 people. Summary item:

·     Price Homestay
1 person cost 400k Rupiah/night (2 person cost 600k Rupiah/night)

·     Facilities
One bungalow, 3 meals (breakfast, lunch, dinner), Snacks, Fruits, Water for drinks, Fresh water for bath (they have water resource from hills), the bath room and bungalow is acceptably decent. Electricity available from 6 pm – 6 am.

·     Pick up from Waisai to Mansuar
450k Rupiah one way – 30 Minutes (Since I was with 7 people they give me that price, you can always bargain so maybe they could reduce the price using smaller boat)

·     Trip around Mansuar/day
2 Million (again it is for 7 people, you have to bargain).


Here’s my itinerary:

I go from Friday (Using Marina Express) and back at Saturday night using charter boat. Don’t ask me why I have to go back at night since there were too much drama in my team so, let’s leave it there hahaha.

Friday
14.00     Depart from Sorong to Waisai (using Marina Express)
16.30     Depart from Waisai to Mansuar Island (Pick by Raymond)
17.00     Arrive at Mansuar island (Mangkur Kodon) – You can then snorkel and watch sunset.
19.00     Dinner

Saturday (One day trip around Mansuar Island)
05.00    Depart from Mansuar to …. (I forgot the island) to see Bird of Paradise (Cendrawasih etc) – In my opinion its not worthed since very difficult to see the bird and long tracking. If you have limited time I suggest you to boating around the island, it has a very beautiful view.
09.00    Snorkeling in the island …. (also forgot haha)
11.00    Visit island …. (yak saya lupa juga). They offer pure green sea water and corals and bukit2 kecil (sorry I don’t know the English for that :p)
12.30    Snorkeling in Gusung island (Fantastic sea view and too many fishes I want to cry haha)
14.00    Back to Mangkur Kodon for Lunch

Actually, after lunch you can ask Raymond to other places, but well too much drama in my team so we stay in Mangkur Kodon (snorkeling and enjoy sunset) then go back to Sorong at 18.00 pm that cost us 4 million Rupiah.

Here's some of the pictures: